Kunamai ilusiEsa padamu, karena kusuka nama itu. Ketika ku mulai bercanda dengan goresan ilusimu, sosokmu malah masuk ke celah-celah imajinasiku. mari kita bernego dengan sang waktu. Biar dia bisa menyediakan tempat untuk kita berjumpa.
berawal dari...
ilusiEsa PART 1
Tidak tahu siapa dirimu, hanya tahu namamu
Tidak tahu asal usulmu, hanya tahu temapt kita berjumpa
Tidak tahu apa visimu, tapi ku tahu kau punya Allah yang hebat yang mempertemukan kita
ketika rindu itu menyeruak untuk melihat sosokmu kembali, saat itulah ku hadirkan
ilusiEsa PART II
ingin segera memainkan pena ketika berjumpa dia nanti malam
berharap akan bertemu sosoknya di malam itu, tapi waktu tidak memberikan dirinya.
Tiba saatnya sang waktu menjadi ramah terhadapku, hingga di malam itu ilusiku seakan menjadi nyata. Imajinasiku memuja-muja sosoknya. Terima Kasih waktu, kau menyediakan tempat terindah untuk imajinasiku tersenyum.
Senyuman itulah yang membuat
ilusiEsa PART III
Mulai melukis ilusi itu, ketika dia hadir dengan sepengggal kalimat " sosok yang Inspiratif"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar