Diriku, Jiwaku, Ragaku, Hasratku, dan Kesendirianku kian berbagi kisah nan haru.
Diriku....yang sarat dengan dunia persahabatan di dua alam, terus terperosok di zona nyaman itu
Tidak ingin beralih ke tempat lain yag hanya menyajikan bahaya juga malu
Hangat dan Bahagia pun hanya sebatas mimpi
Kubangan - kubangan angan kian merembes di setiap likunya, kenyaman palsu rupanya
Diriku susah beralih, terperangkap dan makin terlihat bodoh.
Jiwaku...Hanya bertabur hasrat dan dambaan akan hadirnya itu
"itu" entah apa
yang di kerjakan hanyalah mengaharap
dan yang selalu datang menghampiri hanyalah sepi dan enggan
Ragaku...selalu mendapat keindahan
selalu berada di tempat yang sempurna
di kelilingi oleh semua yang tidak bisa di terima hasratku
tapi dia selalu melakukan kesalahan
dia selalu meninggalkan jiwaku di penjara kesendirian
dia selalu munafik di depan penawar bahagia
Hasratku melebihi ragaku
di sinilah tempat kesempurnaan
tak ada hak protes untuk imajinasiku
disini terdapat semua bahagiaku
disini letak kekuatan ragaku
dan disini lah semua berjejer rapi
kisah Cinta yg romantis
bahagia di tengah kasih sayang
kesempurnaan bersama diri para penawar senyum
tapi di adalah jebakan terhebat
dia juga perangkap jati diri dari raga yg hampa itu
dia tidak menyediakan persahabatan dengan siapa pun
dia egois.
Kesendirianku...hanya aku dan dia
tak seorangpun berguna baginya
tak semenit pun ada yg berarti
tawaran bahagia hanyalah halusinasi
canda dan tawa kemunafikan hanyalah racun mematikan
imajinasi dan ilusi adalah sahabat karibnya
semua kaku
semua ganjil
semua aneh
semua angkuh
ya, semuanya.
terkecuali mereka "diriku, jiwaku, ragaku, hasratku, dan kesendirianku
Diriku....yang sarat dengan dunia persahabatan di dua alam, terus terperosok di zona nyaman itu
Tidak ingin beralih ke tempat lain yag hanya menyajikan bahaya juga malu
Hangat dan Bahagia pun hanya sebatas mimpi
Kubangan - kubangan angan kian merembes di setiap likunya, kenyaman palsu rupanya
Diriku susah beralih, terperangkap dan makin terlihat bodoh.
Jiwaku...Hanya bertabur hasrat dan dambaan akan hadirnya itu
"itu" entah apa
yang di kerjakan hanyalah mengaharap
dan yang selalu datang menghampiri hanyalah sepi dan enggan
Ragaku...selalu mendapat keindahan
selalu berada di tempat yang sempurna
di kelilingi oleh semua yang tidak bisa di terima hasratku
tapi dia selalu melakukan kesalahan
dia selalu meninggalkan jiwaku di penjara kesendirian
dia selalu munafik di depan penawar bahagia
Hasratku melebihi ragaku
di sinilah tempat kesempurnaan
tak ada hak protes untuk imajinasiku
disini terdapat semua bahagiaku
disini letak kekuatan ragaku
dan disini lah semua berjejer rapi
kisah Cinta yg romantis
bahagia di tengah kasih sayang
kesempurnaan bersama diri para penawar senyum
tapi di adalah jebakan terhebat
dia juga perangkap jati diri dari raga yg hampa itu
dia tidak menyediakan persahabatan dengan siapa pun
dia egois.
Kesendirianku...hanya aku dan dia
tak seorangpun berguna baginya
tak semenit pun ada yg berarti
tawaran bahagia hanyalah halusinasi
canda dan tawa kemunafikan hanyalah racun mematikan
imajinasi dan ilusi adalah sahabat karibnya
semua kaku
semua ganjil
semua aneh
semua angkuh
ya, semuanya.
terkecuali mereka "diriku, jiwaku, ragaku, hasratku, dan kesendirianku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar