Saat sajak ini terukir
bayangmu kian mengusikku
menghantui di setiap liku
menjadi teman saat sang bintang hadir
semerbak aromamu menusuk tajam
hingga ku letih dan meronta
ku singkapkan semua diam
ku menunggu kau berkata-kata
kapan kau berucap
kapan kau mengadu
kapan kau bertatap
kapan kau bergurau
jagad raya ini bisu
tak ada satu angkatan pun yang tahu
jawaban dari sang Maha Agung
menjawab semua tanyaku
indah namun tak sempurna
sang bintang pun senyum melihatku
semua tentangnya
semua tentangku
kisahmu telah tertanam di sanubariku
semuanya beriringan mengagumiku
sirna namun tak berakhir
menepi namun tak akan hanyut
kisahmu akan ku abadikan
di sajak terakhirku.
bayangmu kian mengusikku
menghantui di setiap liku
menjadi teman saat sang bintang hadir
semerbak aromamu menusuk tajam
hingga ku letih dan meronta
ku singkapkan semua diam
ku menunggu kau berkata-kata
kapan kau berucap
kapan kau mengadu
kapan kau bertatap
kapan kau bergurau
jagad raya ini bisu
tak ada satu angkatan pun yang tahu
jawaban dari sang Maha Agung
menjawab semua tanyaku
indah namun tak sempurna
sang bintang pun senyum melihatku
semua tentangnya
semua tentangku
kisahmu telah tertanam di sanubariku
semuanya beriringan mengagumiku
sirna namun tak berakhir
menepi namun tak akan hanyut
kisahmu akan ku abadikan
di sajak terakhirku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar