Pernahkah terlintas kau akan bahagiakanku?
Pernahkah benakmu bicara soal perasaanku?
Pernahkah hatimu mengasihani imajinasiku?
Muak dengan semua inginmu
lelah dengan semua bayang ilusimu
Kejenuhan kini menyapaku
Semua tentangmu JAHAT di matanya
Semua tawamu, luka di hatinya
Takkan pernah jenuh itu menjahuiku lagi
dia adalah pengacara terhebatku
yang membuat kau tak lagi berkutik
Pembelaanmu tak ada guna
ku bersyukur dengan hadirnya.